Published on

Technology

3 langkah laporkan konten terorisme di medsos

Widyanto Gunadi

perangi_konten_terorisme.jpg

Menyusul sejumlah aksi terorisme dan serangan bom di Tanah Air, konten-konten negatif pun bermunculan di media sosial. Paham kekerasan seakan-akan begitu mudahnya menyebar. Jangan sampai terprovokasi. Segera laporkan konten radikal yang Anda jumpai. Berikut ini tiga langkah yang bisa Anda lakukan untuk memerangi konten terorisme di medsos, seperti dilansir Liputan6.com.
 

Laporkan dan hindari berkomentar

 

Wajar jika Anda marah saat melihat konten radikal di lini masa akun medsos Anda. Tahan emosi Anda dan jangan berkomentar pada kolom postingan. Sebaiknya, gunakan waktu dan tenaga Anda untuk melaporkannya, agar konten semacam itu tidak menjangkau orang-orang terdekat. Bagaimana caranya? Setiap medsos telah dilengkapi tombol report atau laporkan. Cari tombol itu dan laporkanlah. Informasikan hal ini kepada kerabat Anda agar melakukan hal serupa.

 

Mention aparat penegak hukum

 

Selain mengklik tombol laporkan, Anda bisa me-mention akun instansi penegak hukum. Saat ini sudah banyak instansi pemerintah yang membuat akun media sosial resmi. Manfaatkan hal ini.  Sebelum mention, periksa lambang centang biru untuk memastikan akun yang Anda mention telah terverifikasi. Berikut ini sejumlah akun medsos instansi pemerintah yang perlu Anda ketahui.

 

- Badan Nasional Penanggulangan Terorisme: @BNPTRI (Twitter) dan BNPT (Facebook)
- Pusat Penerangan TNI: @Puspen_TNI (Twitter) / Pusat Penerangan TNI (Facebook)
- Badan Siber dan Sandi Negara: @BSSN_RI (Twitter) / Badan Siber dan Sandi Negara (Facebook)
- Divisi Humas Mabes Polri: @DivHumas_Polri (Twitter) / @divhumaspolri (Instagram)
- Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri: @CCICPolri (Twitter)

 

Laporan melalui aplikasi pesan instan

 

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) telah menyediakan akun @aduankonten di Twitter. Akun ini sudah terverifikasi. Anda bisa melaporkan konten radikal yang Anda temukan ke alamat email serta nomor WhatsApp yang tertera pada akun Twitter tersebut.

 

Seperti dikutip setkab.go.id, Presiden Joko Widodo telah memerintahkan Kapolri untuk bertindak tegas terhadap aksi-aksi terorisme. Presiden menyatakan pemerintah akan melawan terorisme dan membasminya hingga ke akar. Anda dapat ikut berperan dengan melaporkan konten-konten radikal di medsos dengan tiga langkah tersebut.

 

Rekomendasi bacaan:
Ternyata WhatsApp bisa membuat smartphone Android hang
Sudah coba Emoji Slider untuk polling di Instagram?
Windows 10 kini sediakan fitur baru tangkapan layar

 

Sumber:

Liputan6.com
setkab.go.id

Tags

Share

Artikel Terkait

terorisme_dan_big_data.jpg

Technology

Perang Melawan Terorisme di Era Big Data

Widyanto Gunadi

10 January 2022
0 min read
rahasia_mark.png

Technology

Sudah Dengar Rahasia-rahasia Mark Zuckerberg?

Widyanto Gunadi

10 January 2022
0 min read
aturan_baru_fb_dan_twitter.jpg

Technology

Ketahui Aturan Iklan Politik di Facebook dan Twitter

Widyanto Gunadi

10 January 2022
3 min read

Terpopuler Bulan Ini

01

10 Contoh deskripsi diri sendiri yang profesional dan menarik HRD

Maria Tri Handayani

23 September 2021
6 min read
02

Tips menyampaikan kata-kata perpisahan kerja yang berkesan

Maria Tri Handayani

23 September 2021
5 min read
03

6 Cara membalas email panggilan interview dan contohnya

Maria Tri Handayani

23 September 2021
6 min read
04

12 Jenis strategi pemasaran yang paling efektif beserta contohnya

Tsalis Annisa

09 November 2021
5 min read
05

Jawaban interview "ceritakan tentang diri Anda” yang tepat

Maria Tri Handayani

01 December 2021
3 min read