Published on

Technology

5 Tugas Product Manager yang wajib diketahui

Maria Yuniar

mobile-971480__340.jpg

Ketika memulai pekerjaan sebagai product manager, Anda perlu mempersiapkan diri untuk ikut terjun dalam perancangan produk, desain, pengembangan produk, pemasaran, analisis, dan pertumbuhan, dengan cepat. Semuanya ini pastinya membutuhkan waktu.

Dengan begitu banyaknya hal yang harus Anda pelajari, terkadang Anda mengalami kebingungan untuk menentukan prioritas. Nah, perhatikan lima tips berikut ini, untuk membantu Anda mendapatkan gambaran mengenai produk yang Anda kelola.

Biaya akuisisi pelanggan

Setiap perusahaan mengakuisisi pelanggan melalui saluran berbeda dan dengan biaya yang bervariasi. Customer acquisition cost (CAC) produk membantu Anda membuat beberapa kesimpulan tentang strategi produk potensial. Sebagai contoh, peningkatan CAC dapat menunjukkan pesaing Anda. Artinya, Anda harus menemukan lebih banyak fitur yang berbeda dari produk pesaing.

Churn

Membandingkan churn rate secara historis dengan peristiwa produk utama akan membantu Anda mengidentifikasi area untuk produk Anda. Churn rate merupakan persentase subscriber dari suatu layanan, yang memutuskan untuk tidak berlangganan produk Anda lagi. Dengan kata lain, churn rate bisa menunjukkan rasio jumlah pelanggan yang berhenti berlangganan dalam periode waktu tertentu, dibandingkan dengan rata-rata jumlah pelanggan pada periode yang sama. Tingkat churn yang tinggi dapat menandakan pelanggan tidak senang dengan perubahan fitur maupun struktur harga.

Jumlah klik

Banyaknya jumlah klik pada layanan Anda dapat menggambarkan manfaat produk yang dirasakan pelanggan. Meskipun tidak ada tolok ukur yang dapat dibandingkan, pergerakan jumlah klik dapat menjadi materi awal untuk pengembangan produk lebih lanjut.

Persentase pengguna aktif

Melihat persentase pengguna aktif dari waktu ke waktu dapat memberi Anda gambaran mengenai usia produk Anda. Sebenarnya, persentase yang rendah juga belum tentu menandakan bahwa produk Anda tak akan bertahan lama. Mungkin saja, pengguna memang tidak memahami cara menggunakan produk dengan benar, atau tidak ada manfaat yang berarti bagi mereka.

Penggunaan berbasis fitur

Dengan menemukan fitur terbanyak dan yang paling sedikit digunakan pelanggan, Anda dapat memahami produk yang berguna bagi konsumen. Dengan demikian, Anda memperoleh gambaran mengenai alasan pelanggan menggunakan produk Anda. Sehingga, Anda bisa menentukan strategi untuk mengembangkan produk dalam jangka panjang.

Semoga lima hal tersebut bisa menjadi bekal bagi Anda untuk menjalankan profesi sebagai seorang product manager, ya!

Sumber:

  • medium.com
  • digitalmarketer.id

Tags

Share

Artikel Terkait

tips-UI-UX-desainer-EKRUT.jpg

Careers

Catat, ini 10 tips desain UI/UX yang ‘menjual’

Maria Yuniar

21 January 2022
0 min read
bedanya-UI-dan-UX-EKRUT.jpg

Careers

UI UX: Pengertian, 4 Perbedaan Utama serta Keterkaitannya

Maria Yuniar

21 January 2022
0 min read
apa-itu-UX-Writer-EKRUT.jpg

Careers

Catat, cara menjadi UX Writer yang mumpuni

Maria Yuniar

21 January 2022
5 min read

Terpopuler Bulan Ini

01

10 Contoh deskripsi diri sendiri yang profesional dan menarik HRD

Maria Tri Handayani

23 September 2021
6 min read
02

Tips menyampaikan kata-kata perpisahan kerja yang berkesan

Maria Tri Handayani

23 September 2021
5 min read
03

6 Cara membalas email panggilan interview dan contohnya

Maria Tri Handayani

23 September 2021
6 min read
04

12 Jenis strategi pemasaran yang paling efektif beserta contohnya

Tsalis Annisa

09 November 2021
5 min read
05

Jawaban interview "ceritakan tentang diri Anda” yang tepat

Maria Tri Handayani

01 December 2021
3 min read