Published on

Technology

Bagaimana cara kerja blockchain? Coba simak di sini!

Maria Yuniar

cara-kerja-blockchain-EKRUT.jpg

Mungkin kamu sudah sering mendengar istilah blockchain, cryptocurrency, maupun Bitcoin melalui berita teknologi atau bahkan iklan di media sosial. Blockhain sendiri merupakan salah satu teknologi yang sudah ada di balik pesatnya perkembangan cryptocurrency atau mata uang digital di dunia maya. 

Blockchain disebut sebagai sebuah sistem pencatatan transaksi keuangan digital yang egaliter. Seperti apa sih sebenarnya cara kerja blockchain? Sejauh apa dampaknya? Berikut ini ulasannya untuk kamu.

Cara kerja blockchain

Secara garis besar teknologi blockchain mendistribusikan general ledger ke jaringan komputer dan melakukan verifikasi transaksi. 

Baca juga: Blockchain bisa cegah penipuan dalam gaming

Distribusikan buku besar ke komputer

Sistem keuangan konvensional melakukan pencatatan transaksi dalam general ledger atau buku besar. Apa sih kegunaan buku besar ini? Untuk menjamin transaksi uang tercatat dengan benar.

Nah, platform pembayaran digital seperti PayPal selama ini berperan sebagai perantara untuk mencatat transaksi. Sebab, PayPal melibatkan berbagai institusi keuangan.

Buku besar tersebut menjadi rujukan banyak pihak. Bahayanya, jika ada hacker yang berhasil masuk, isi dari buku besar ini bisa saja diutak-atik.

Teknologi blockchain memberikan solusi dengan menghilangkan perantara yang ternyata mengundang risiko itu. Caranya, dengan mendistribusikan buku besar ke jaringan komputer.

Verifikasi transaksi

Setiap komputer dengan memiliki buku besar tersebut mengumumkan semua transaksi yang tercatat. Kemudian, transaksi yang sudah melalui proses verifikasi, dimasukkan dalam blok-blok terenskripsi.

Selanjutnya, blok-blok tersebut dipasangi 'rantai' secara permanen dengan transaksi yang terjadi sebelum dan sesudahnya. Transaksi pun bisa dinyatakan selesai. Oleh karena itu, teknologi ini disebut blockchain.

Dampak blockchain

Industri finansial menjadi yang pertama merasakan dampak mata uang digital atau cryptocurrency serta teknologi blockchain. Sebab, industri finansial memang berperan menjadi perantara setiap transaksi keuangan.

Jika blockchain bisa menghilangkan fungsi perantara tersebut, maka pendapatan industri finansial akan tergerus.

Baca juga: Blockchain dan masa depan negara berkembang

Oleh karena itu, bank-bank sentral dunia berhati-hati dalam mengeluarkan kebijakan mengenai blockchain. Amerika Serikat, Eropa Barat, dan Australia memang telah mengakui cryptocurrency secara hukum.

Namun, tak demikian halnya dengan Singapura dan Thailand. Bahkan, Indonesia belum menyatakan sikap resminya.

Bagaimana pendapatmu? Apakah teknologi blockchain ini benar-benar dapat menggantikan kehadiran industri finansial?

cara kerja blockchain EKRUT

Sumber:

  • hackernoon.com
  • viva.co.id
  • detik.com

Tags

Share

Artikel Terkait

Apa_itu_bullish_dan_bearish_dalam_dunia_saham_Berikut_penjelasanya!.jpg

Lainya

Apa itu bullish dan bearish dalam dunia saham? Berikut penjelasanya!

Sylvia Rheny

17 January 2022
8 min read
7_Cara_mendapatkan_Bitcoin_dengan_mudah_tanpa_perlu_mining!.jpg

Lainya

7 Cara Mendapatkan Bitcoin dengan Mudah Tanpa Perlu Mining!

Sylvia Rheny

14 January 2022
6 min read
Depositphotos_41725103_s-2015.jpg

Technology

Potensi Pertumbuhan E-commerce di Asia Tenggara

Maria Yuniar

10 January 2022
3 min read

Terpopuler Bulan Ini

01

10 Contoh deskripsi diri sendiri yang profesional dan menarik HRD

Maria Tri Handayani

23 September 2021
6 min read
02

Tips menyampaikan kata-kata perpisahan kerja yang berkesan

Maria Tri Handayani

23 September 2021
5 min read
03

6 Cara membalas email panggilan interview dan contohnya

Maria Tri Handayani

23 September 2021
6 min read
04

12 Jenis strategi pemasaran yang paling efektif beserta contohnya

Tsalis Annisa

09 November 2021
5 min read
05

Jawaban interview "ceritakan tentang diri Anda” yang tepat

Maria Tri Handayani

01 December 2021
3 min read