Published on

startup

Mengenal lebih jauh tentang Corporate Social Responsibility (CSR)

Natasya Primatyassari

corporate-social-responsibility-adalah---EKRUT.jpg

Corporate Social Responsibility (CSR) atau tanggung jawab sosial perusahaan kerap disebut sebagai salah satu aspek yang dapat menunjang kesuksesan perkembangan sebuah perusahaan. Pasalnya, Corporate Social Responsibility tidak hanya dapat meningkatkan brand awareness perusahaan, tapi juga kepuasan karyawan yang ada di dalamnya. Jadi, apa sebenarnya Corporate Social Responsibility ini?

Pengertian Corporate Social Responsibility

corporate social responsibility adalah - EKRUT
CSR menjadi bukti kontribusi perusahaan pada isu sekitar - EKRUT

Corporate social responsibility adalah usaha perusahaan untuk mengintegrasikan kepedulian sosial dan lingkungan ke dalam operasi bisnis perusahaan dan interaksi antar pemangku kepentingan.

Berdasarkan PP 47/2012 tentang Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perseroan Terbatas, kewajiban melaksanakan CSR ditujukan bagi PT yang menjalankan kegiatan usaha di bidang dan/atau yang berkaitan dengan sumber daya alam (SDA). Sehingga, meskipun suatu PT tidak menjalankan usaha di bidang SDA, apabila kegiatan usaha yang dilakukan berakibat pada kerusakan lingkungan atau menurunnya fungsi kemampuan SDA, PT tersebut wajib melaksanakan CSR.

Dalam praktiknya, corporate social responsibility melibatkan pengembangan berkelanjutan ke dalam model bisnis perusahaan yang memiliki dampak positif pada faktor sosial, ekonomi, dan lingkungan.

Baca juga: Kesulitan mencari kandidat terbaik? Ini cara tepatnya

Besaran dana anggaran Corporate Social Responsibility


Peraturan pemerintah tidak mengatur secara spesifik minimal dana yang wajib dialokasikan untuk CSR - Pexels

Dana CSR umumnya diambilkan dari keuntungan perusahaan yang telah disisihkan. Dikutip dari hukumonline.com, baik UU PT maupun PP 47/2012 selaku peraturan pelaksanaanya tidak mengatur spesifik besaran minimal dana yang wajib dialokasikan untuk CSR. Pasal 74 ayat (2) UU 40/2007 hanya mengatur bahwa CSR merupakan kewajiban PT yang dianggarkan dan diperhitungkan sebagai biaya PT yang pelaksanaannya dilakukan dengan memperhatikan kepatutan dan kewajaran.

Meskipun begitu, dalam praktiknya, beberapa daerah telah mengatur besaran minimal anggaran CSR melalui Peraturan Daerah (Perda). Sebagai contoh, Pasal 23 ayat 1 Perda Kaltim 3/2013 mengatur bahwa pembiayaan pelaksanaan CSR dialokasikan sebesar minimal 3% dari keuntungan bersih perusahaan setiap tahunnya.

Baca juga: Ini pentingnya kebahagiaan karyawan bagi perusahaan

Manfaat Corporate Social Responsibility

corporate social responsibility adalah - EKRUT
Salah satu manfaat penerapan Corporate Social Responsibility adalah meningkatkan moral karyawan - EKRUT

Beberapa manfaat dari Corporate Social Responsibility adalah membantu perusahaan dalam meningkatkan brand image sekaligus memberi manfaat pada lingkungan dan masyarakat. Salah satu alasannya karena konsumen lebih percaya pada perusahaan dengan citra positif dan yang telah menunjukkan kontribusi nyata pada persoalan di sekitar.

Tidak hanya konsumen, citra yang baik karena didukung dengan penerapan Corporate Social Responsibility juga dapat membantu perusahaan dalam meningkatkan moral karyawan dan membantu terjalinnya ikatan yang lebih kuat antara karyawan dan perusahaan. Mereka akan merasa diberdayakan untuk mulai berkontribusi pada sesuatu yang lebih besar, pemecahan berbagai masalah baru di lingkungan dan sekitar. Tidak menutup kemungkinan hal itu dapat menjadi daya tarik lainnya bagi calon-calon kandidat yang ingin bergabung bersama perusahaan.

Baca juga: Ini pentingnya employer branding bagi perusahaan

Jenis-jenis Corporate Social Responsibility

corporate social responsibility adalah - EKRUT
Salah satu bentuk CSR yang jadi fokus perusahaan adalah kepedulian pada isu sosial dan lingkungan - EKRUT

Umumnya perusahaan memberi fokus pada penerapan Corporate Social Responsibility dalam beberapa jenis kategori seperti:

1. Environmental efforts

Salah satu fokus utama dari Corporate Social Responsibility adalah lingkungan. Tak bisa dipungkiri, bisnis menjadi salah satu industri yang berpotensi menyumbang dampak negatif pada lingkungan. Itu sebabnya setiap upaya yang perusahaan lakukan demi mengatasi hal tersebut akan dianggap baik untuk perusahaan dan masyarakat.

2. Filantropi

Selain upaya pada lingkungan, jenis lain dalam Corporate Social Responsibility adalah filantropi, yakni dengan cara menyumbangkan uang, produk, atau layanan dengan tujuan sosial dan non profit. Perusahaan yang lebih besar umumnya memiliki lebih banyak sumber daya yang dapat bermanfaat bagi program-program komunitas lokal ataupun badan amal.

3. Rehabilitasi alam

Perusahaan yang menyelaraskan diri dalam upaya ini membantu meminimalkan masalah lingkungan dengan mengambil langkah-langkah seperti mengurangi jejak karbon mereka secara keseluruhan, melakukan reboisasi hutan, penanaman pohon bakau, dan sebagainya. Semua langkah ini dapat memberikan kontribusi untuk memperbaiki lingkungan. Kamu juga dapat meminta pemasokmu melakukan hal yang sama dan memberitahu mereka bahwa tindakan tersebut akan menjadi faktor dalam keputusan pembelian perusahaan. Dengan demikian, komitmen lingkungan perusahaanmu berlipat ganda di sepanjang rantai pasokan.

4. Pengolahan limbah berwawasan lingkungan

Pengelolaan limbah berwawasan lingkungan diharapkan dapat meminimalisasi toksisitas limbah sehingga meminimalkan dampak kerusakan ekosistem. Untuk melakukan pengolahan limbah berwawasan lingkungan, perusahaan perlu memilah terlebih dulu jenis limbahnya (organik, anorganik, dan beracun). Setelah itu, perusahaan wajib mengolah limbah-limbah tersebut menggunakan teknik tertentu sesuai dengan ketentuan perundangan-undangan yang berlaku agar dapat terurai dengan baik.

5. Pemberdayaan ekonomi karyawan

Dana CSR juga dapat dialokasikan untuk peningkatan keahlian karyawan agar mampu berdaya secara ekonomi. Sebagai contoh, membentuk koperasi karyawan, melatih kemampuan wirausaha, dan menyediakan bantuan pendanaan usaha bagi karyawan.

6. Budaya kerja ramah SDM

Tidak selalu mengenai materi, CSR perusahaan dapat berupa penanaman nilai dan sikap sehingga SDM memiliki karakter yang baik. Sebagai pemimpin bisnis, kamu juga perlu meninjau kebijakan dan protokol perusahaan untuk menangani keluhan maupun pelanggaran yang dilakukan oleh karyawan. Hal ini tidak hanya baik untuk citra perusahaanmu, tetapi juga membantu membangun budaya perusahaan yang positif dengan semangat kerja yang baik dan produktivitas yang tinggi.

7. Kegiatan volunteering

Perusahaan juga dapat mewujudkan Corporate Social Responsibility dengan menghadiri dan terlibat pada acara-acara sukarelawan. Dengan begitu, perusahaan dapat mengungkapkan kepedulian dan komitmen nyata mereka untuk masalah-masalah tertentu.

Baca juga: Pentingnya kehadiran social worker di perusahaan

Tips membangun strategi Corporate Social Responsibility

corporate social responsibility adalah - EKRUT
Strategi Corporate Social Responsibility yang kamu rancang sebaiknya selaras dengan nilali-nilai perusahaan - EKRUT

Bila perusahaanmu tengah mempertimbangkan dan merancang program Corporate Social Responsibility yang sukses, ada baiknya kamu memperhatikan beberapa tips berikut ini.

  • Pahami. Tentukan apa arti Corporate Social Responsibility  bagi perusahaanmu dan bagaimana kaitannya dengan keseluruhan misi dan tujuan perusahaan.
  • Evaluasi. Lihat apa saja yang sudah perusahaanmu lakukan dalam kegiatan Corporate Social Responsibility.
  • Research. Cari tahu masalah dalam penerapan Corporate Social Responsibility yang paling signifikan manfaatnya bagi bisnis perusahaan.
  • Prioritas. Identifikasi masalah mana yang paling penting untuk pelanggan dan pemangku kepentingan. Lalu, libatkan karyawan dan pelanggan demi meraih dukungan terhadap pelaksanaan Corporate Social Responsibility.
  • Integrasikan. Ingatlah bahwa strategi Coporate Social Responsibility harus menjadi bagian dari keseluruhan strategi bisnismu.
  • Identifikasi peluang. Lihatlah apakah program CSR yang kamu laksanakan dapat mengembangkan peluang baru, seperti memasuki pasar baru, mengembangkan produk baru dan menjalin kemitraan strategis baru.
  • Komunikasikan. Pastikan untuk tidak lupa mengkomunikasikan kegiatan Corporate Social Responsibility  yang dilakukan perusahaan secara efektif ke pelanggan dan konsumen melalui berbagai saluran.

Baca juga: 8 Cara membuat lingkungan kerja nyaman untuk meningkatkan produktivitas

Jadi, apakah perusahaanmu sudah mulai merancang strategi Corporate Social Responsibility? Bila belum, mulailah memikirkannya dari sekarang sehingga kamu memiliki waktu untuk mulai terus mengembangkan citra diri perusahaan yang semakin positif.

sign up EKRUT

Sumber:

  • businessnewsdaily.com
  • edc.ca
  • unido.org
  • hukumonline.com
  • accurate.id

Tags

Share

Artikel Terkait

Mengenal_margin_dalam_dunia_bisnis_dan_panduan_cara_menghitungnya.jpg

startup

Mengenal margin dalam dunia bisnis dan panduan cara menghitungnya

Ningtyas Dewanasari Kinasih

17 January 2022
5 min read
Model_bisnis_D2C_Kenali_pengertian__keunggulan-kelemahannya__strategi__dan_contohnya.jpg

startup

Model bisnis D2C: Kenali pengertian, keunggulan, kelemahan, strategi, dan contohnya

Sylvia Rheny

17 January 2022
5 min read
H1.jpg

startup

Venture Capitalist? Berikut Jenis Pendanaan dan Posisinya

Felixitas Yolanda

17 January 2022
5 min read

Terpopuler Bulan Ini

01

10 Contoh deskripsi diri sendiri yang profesional dan menarik HRD

Maria Tri Handayani

23 September 2021
6 min read
02

Tips menyampaikan kata-kata perpisahan kerja yang berkesan

Maria Tri Handayani

23 September 2021
5 min read
03

6 Cara membalas email panggilan interview dan contohnya

Maria Tri Handayani

23 September 2021
6 min read
04

12 Jenis strategi pemasaran yang paling efektif beserta contohnya

Tsalis Annisa

09 November 2021
5 min read
05

Jawaban interview "ceritakan tentang diri Anda” yang tepat

Maria Tri Handayani

01 December 2021
3 min read