Published on

startup

Kominfo ajak pengusaha Indonesia cetak unicorn

Widyanto Gunadi

money-3431770__340_(1).jpg

Beberapa waktu lalu, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menyampaikan rencananya untuk mencetak perusahaan rintisan atau startup unicorn di Tanah Air. Oleh karena itu, kementerian ini mengajak para pengusaha Indonesia untuk turut berkontribusi. Seperti apa rencana besar pemerintah ini? Berikut ini ulasannya untuk Anda! 

 

Boyong startup lokal ke Silicon Valley 

Untuk dapat mencetak startup lokal bertaraf unicorn, Kementerian Kominfo menyatakan telah melakukan berbagai upaya. Mereka telah membawa tujuh startup lokal ke Silicon Valley untuk mendapat pelatihan. Ketujuh startup yang terpilih akan mendapat berbagai fasilitas, termasuk pendanaan, mentor, dan jaringan internasional. Selain itu, pemerintah juga telah membina beberapa startup lokal untuk menjalin networking dengan investor.  

 

Galang dana modal ventura 

Langkah yang baru-baru ini dilakukan Kementerian Kominfo adalah menggalang dana melalui modal ventura. Tentunya, penggalangan dana ini dilakukan dengan memanfaatkan teknologi. Pemerintah pun akan mengumpulkan dana dari konglomerat Tanah Air. Rencananya, penggalangan dana akan dilakukan selama enam bulan ke depan untuk membantu napas startup lokal. 

Menteri Kominfo Rudiantara mengungkapkan, kementeriannya sedang melakukan pembahasan strukturisasi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Namun sejauh ini nilai investasi yang ditargetkan Kementerian Kominfo masih belum diketahui.

 

Bidik pendanaan Seri A, B, dan C

Rudiantara mengklaim telah berdiskusi dengan para pengusaha. Ia mentargetkan investasi Seri A, B, dan C dari konglomerat untuk startup Tanag Air. Kominfo pun mempelajari setiap tahapan yang diperlukan sebuah startup untuk menjadi unicorn. Untuk mencapai status unicorn, sebuah startup diharuskan mengantongi pendanaan US$ 1 miliar. 

Hingga saat ini, kabarnya ada tiga grup konglomerasi yang siap menjadi investor. Mereka adalah Sinar Mas Group, Djarum, dan Astra. Meski demikian, pemerintah tetap mesti mencari sumber pendanaan lain untuk mencapai angka minimal US$ 1 miliar.

 

Prospek startup Tanah Air 

Saat ini, iklim bisnis startup di Tanah Air kondusif. Sebab, ada banyak investor yang berminat mengucurkan dana untuk perusahaan ristisan di Indonesia. Salah satu faktor yang menjadi kekuatan startup dalam negeri adalah domografis yang didominasi kaum milenial. Para investor melihat ini sebagai suatu peluang bisnis. Sebab, milenial senang berbelanja online.

Di Indonesia sendiri sejauh ini, baru ada empat startup yang bergelar unicorn. Mereka adalah Go-Jek, Bukalapak, Tokopedia, dan Traveloka. Semoga saja akan semakin banyak startup lokal yang bisa seperti mereka, ya! 

Sumber:
liputan6.com
kominfo.go.id

Tags

Share

Artikel Terkait

talenta_sleekr.jpg

startup

Kembangkan bisnis, Sleekr akuisisi Talenta

Widyanto Gunadi

21 January 2022
0 min read
startup_fintech.jpg

startup

Startup fintech jadi incaran investor di indonesia

Widyanto Gunadi

21 January 2022
0 min read
travel.jpg

startup

Traveloka dan Tiket.com dominasi agen travel online

Widyanto Gunadi

21 January 2022
0 min read

Terpopuler Bulan Ini

01

10 Contoh deskripsi diri sendiri yang profesional dan menarik HRD

Maria Tri Handayani

23 September 2021
6 min read
02

Tips menyampaikan kata-kata perpisahan kerja yang berkesan

Maria Tri Handayani

23 September 2021
5 min read
03

6 Cara membalas email panggilan interview dan contohnya

Maria Tri Handayani

23 September 2021
6 min read
04

12 Jenis strategi pemasaran yang paling efektif beserta contohnya

Tsalis Annisa

09 November 2021
5 min read
05

Jawaban interview "ceritakan tentang diri Anda” yang tepat

Maria Tri Handayani

01 December 2021
3 min read