Published on

startup

Lazada mulai tawarkan pinjaman bagi penjual di Asia Tenggara

Maria Yuniar

safe-3125637__340.jpg

Dalam misinya menggaet pasar di Singapura, Lazada bekerja sama dengan perusahaan rintisan Finaxar untuk menawarkan pinjaman dana. Melalui program pinjaman dana dari Finaxar ini, para penjual di Lazada bisa memperoleh modal usaha secara online, ketika dibutuhkan. 

Para penjual bisa mendapatkan pinjaman dana mulai dari US$ 5.000 (Rp 72,5 juta) hingga US$ 500 ribu (Rp 7,25 miliar). Namun, besaran pinjaman akan ditentukan berdasarkan penilaian terhadap volume transaksi penjual di Lazada.

 

Untungkan Finaxar

Kerja sama ini pun juga memberikan keuntungan bagi Finaxar, yakni meluasnya pasar mereka. Sebab Co-founder Finaxar, Sian Tan mengatakan, ada lebih dari 300 ribu penjual pada platform Lazada di Asia Tenggara.

Bagi Lazada, langkah ini merupakan cara untuk memikat calon penjual di tengah persaingan industri e-commerce yang semakin ketat. Langkah ini pun akhirnya diambil setelah Lazada memutuskan untuk menghapus biaya komisi sebesar satu hingga tujuh persen per penjualan di Singapura.

 

Strategi baru Lazada

Langkah penghapusan komisi ini tentu akan memengaruhi laba perusahaan Lazada. Karena itu, perusahaan ini harus mencari strategi baru untuk bisa memperkuat kaki mereka di dunia e-commerce, yaitu dengan bekerja sama dengan Finaxar dan mencari calon penjual yang banyak.

 

Dukung UKM

Untuk bisa menggunakan layanan pinjaman dana ini, para penjual harus mendaftarkan diri di Finaxar, mengisi data, dan menghubungkan akun Lazada mereka. Seluruh proses membutuhkan waktu sekitar 30 menit.

Bila disetujui, para penjual dapat menggunakan aplikasi untuk mulai meminjam dana. Untuk mengembalikan dana, para penjual bisa memanfaatkan fitur sinkronisasi pada aplikasi Lazada yang akan mengecek pembayaran pelanggan mereka.

 

Biaya jasa 1,5%

Dengan layanan ini, Finaxar memberikan biaya jasa sebesar 1,5 persen dari total pinjaman. Sementara itu, Finaxar tidak melakukan pembagian hasil dengan Lazada atas layanan ini.

Meskipun biaya jasa yang dikenakan terbilang cukup tinggi, tapi Finaxar tidak membebankan biaya lain pada penggunanya. Misalnya, biaya pemrosesan dan fasilitas yang sebenarnya tak terlalu dibutuhkan. 

Hal ini pun terbukti cukup ampuh bagi bisnis mereka. Sejak didirikan pada tahun 2016 lalu, Finaxar telah mengumpulkan lebih dari US$ 10 juta (Rp 145 miliar) dari para investor seperti Monk’s Hill Ventures dan 500 Startups serta dana lain dari kantor cabang di Singapura, Amerika Serikat, serta Eropa.

 

Sumber:
techinasia.com
channelnewsasia.com
techcrunch.com

Tags

Share

Artikel Terkait

Mengenal_margin_dalam_dunia_bisnis_dan_panduan_cara_menghitungnya.jpg

startup

Mengenal margin dalam dunia bisnis dan panduan cara menghitungnya

Ningtyas Dewanasari Kinasih

17 January 2022
5 min read
Model_bisnis_D2C_Kenali_pengertian__keunggulan-kelemahannya__strategi__dan_contohnya.jpg

startup

Model bisnis D2C: Kenali pengertian, keunggulan, kelemahan, strategi, dan contohnya

Sylvia Rheny

17 January 2022
5 min read
H1.jpg

startup

Venture Capitalist? Berikut Jenis Pendanaan dan Posisinya

Felixitas Yolanda

17 January 2022
5 min read

Terpopuler Bulan Ini

01

10 Contoh deskripsi diri sendiri yang profesional dan menarik HRD

Maria Tri Handayani

23 September 2021
6 min read
02

Tips menyampaikan kata-kata perpisahan kerja yang berkesan

Maria Tri Handayani

23 September 2021
5 min read
03

6 Cara membalas email panggilan interview dan contohnya

Maria Tri Handayani

23 September 2021
6 min read
04

12 Jenis strategi pemasaran yang paling efektif beserta contohnya

Tsalis Annisa

09 November 2021
5 min read
05

Jawaban interview "ceritakan tentang diri Anda” yang tepat

Maria Tri Handayani

01 December 2021
3 min read