Published on

Careers

Profesi eSport buat milenial, Anda tertarik?

Maria Yuniar

profesi_esport.jpg

Milenial dianggap lebih rewel dalam urusan pekerjaan. Banyak dari mereka yang suka tidak sabar dalam membangun karier sehingga mudah pindah kerja. Biasanya milenial mencari profesi yang memberikan penghasilan cukup tinggi, tapi dengan tingkat stres cenderung rendah. 

Kelompok generasi yang tahun ini berusia 19 hingga 35 tahun itu pun mendambakan keseimbangan hidup atau work life balance. Jika Anda salah satunya, sepuluh pekerjaan mungkin jadi profesi di bidang eSport ini layak Anda coba, selain menjadi pemain. Apalagi jika Anda memang gamer sejati.

 

eSport caster

Sering mendengar istilah sport caster? Seperti halnya pada pertandingan sepak bola atau tinju, umumnya ada komentator pertandingan. Itulah yang disebut caster, yakni orang yang bertindak sebagai komentator saat pertandingan eSport berlangsung. Modal menjadi caster tak mudah lho. Seorang caster harus benar-benar tahu seluk beluk game yang sedang dimainkan. Bagaimana, Anda tertarik menjadi sport caster?

 

Analis pertandingan

Analis merupakan “mata tambahan” bagi pelatih dalam menentukan strategi dan taktik. Selain itu, analis pun berperanserta penyedia informasi terkait pembangunan tim, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Sebagai penyedia jasa dan pemberi masukan, analisis harus mampu menyampaikan kesimpulan teori berdasarkan premis-premis. Laporan analis diberikan kepada pelatih yang berarti, ada orang lain yang mengaksesnya. Mengetahui cara berpikir pelatih dapat membantu analis membuat laporan yang mudah diakses.

 

Content creator eSport

Content creator adalah profesi yang kini sedang naik daun di era perkembangan dunia digital. Popularitas dan endorse dari berbagai brand, tentu saja menantang setiap orang untuk mencobanya. Tertarik untuk berkecimpung sebagai content creator juga? Bagi Anda pecinta eSport, Anda bisa mencoba membuat konten menarik tentang berbagai updates mobile game, misalnya. Asyik kan?

 

Manajer tim

Dalam bidang eSport, diperlukan kekompakan tim yang solid untuk menang. Peran seorang manajer pun diperlukan untuk melakukan koordinasi. Salah satunya, dalam menentukan jadwal latihan tim. 

Ia juga bertanggung jawab penuh untuk timnya, termasuk masalah kontrak pemain, mencari bakat baru, dan memotovasi timnya. Nah, bagi Anda yang memiliki skill tersebut, mungkin bisa coba profesi ini.

 

Coach

Seperti olahraga pada umumnya, eSport juga memerlukan bimbingan pelatih atau couch untuk mengembangkan strategi jitu. Profesi ini memang harus mampu memainkan banyak peran. Coach bertugas menakar kelemahan dan keunggulan lawan, untuk menyapkan strategi timnya. Pelatih eSport tentu saja harus memiliki pengetahuan lebih dalam dunia gaming, termasuk teknik-tekniknya.

Setelah membaca uraian ini, mana profesi eSport yang paling cocok bagi Anda? Tentukan pilihan Anda berdasarkan skill dan passion ya!

 

Rekomendasi video:

 

Rekomendasi bacaan:
Begini kebiasaan netizen Indonesia nonton YouTube selama puasa
Mau pindah kerja habis Lebaran?
Chromebook tawarkan 5 keuntungan ini, Anda tergoda?

 

Sumber:
kompas.com
ibrita.id
okezone.com

Tags

Share

Artikel Terkait

smart-home-3148026__340.jpg

Careers

5 Bekal Berkarier di Industri Teknologi

Maria Yuniar

10 January 2022
3 min read
business-2998905__340.png

Careers

Ingin ubah karier? Lakukan rebranding

Maria Yuniar

10 January 2022
4 min read
to-reach-2697951__340.jpg

Careers

Berani keluar dari comfort zone demi karier?

Maria Yuniar

10 January 2022
4 min read

Terpopuler Bulan Ini

01

10 Contoh deskripsi diri sendiri yang profesional dan menarik HRD

Maria Tri Handayani

23 September 2021
6 min read
02

Tips menyampaikan kata-kata perpisahan kerja yang berkesan

Maria Tri Handayani

23 September 2021
5 min read
03

6 Cara membalas email panggilan interview dan contohnya

Maria Tri Handayani

23 September 2021
6 min read
04

12 Jenis strategi pemasaran yang paling efektif beserta contohnya

Tsalis Annisa

09 November 2021
5 min read
05

Jawaban interview "ceritakan tentang diri Anda” yang tepat

Maria Tri Handayani

01 December 2021
3 min read